Seberapa Penting Dana Darurat?

Luthfa
|
May 3, 2021

Seberapa Penting Dana Darurat? - Di dalam kehidupan, kita nggak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Meski begitu, kita masih bisa menyiapkan diri untuk mengantisipasi hal-hal di luar dugaan agar segala sesuatunya berjalan sesuai rencana. Nggak terkecuali soal finansial.

Kita dituntut untuk bisa selalu mengelola keuangan dengan baik. Tujuannya jelas agar ketika ada sesuatu hal yang sifatnya darurat menimpa kita atau keluarga, kita sudah siap. Makanya, penting untuk menyisihkan uang ke dalam pos-pos tabungan, terutama dana darurat atau emergency fund.

Ada begitu banyak manfaat yang bisa kita nikmati jika memiliki emergency fund. Ingat, meski gaya hidup sudah terpenuhi, pasti akan ada kejadian tak terduga yang akan kita hadapi kelak. Kejadian tersebut mungkin akan menguras uang yang selama ini telah kamu alokasikan untuk keperluan lain.

Nah, biar kamu semakin paham tentang pentingnya dana darurat, simak dulu penjelasan mengenai dana darurat berikut ini.

Sakit dan kecelakaan

Kita memang bisa menjaga kondisi tubuh agar sehat dan prima. Namun, tetap saja, kita nggak bisa menghindari takdir Tuhan, entah itu penyakit atau kecelakaan. Kalau sakit menyerang atau terjadi kecelakaan, kita pasti akan langsung pergi ke rumah sakit guna mendapatkan pengobatan.

Pengobatan dan perawatan ini tentu membutuhkan biaya, bukan? Apalagi kalau kondisinya begitu parah sehingga kamu atau anggota keluarga membutuhkan tindakan lebih untuk hal tersebut. Jika sudah begini, biaya yang harus dikeluarkan pun nggak sedikit karena kamu juga harus membayar dokter dan obat yang harus ditebus.

Nah, di situasi inilah dana darurat dibutuhkan. Dengan adanya emergency fund, kita nggak akan mengganggu keuangan kita karena dana darurat bisa menutupi kekurangan biaya yang kita butuhkan.

Dana darurat juga sangat diperlukan di masa pandemi seperti sekarang, terutama untuk pembayaran tes swab. Sebagai informasi, biaya tes swab nggak ditanggung oleh pemerintah sehingga kamu harus menggunakan dana pribadi bila ingin melakukan tes swab mandiri.

Biaya tes swab sendiri nggak murah. Seenggaknya kamu harus merogoh kocek sedalam Rp900 hingga Rp1,5 jutaan untuk sekali tes swab di rumah sakit.

Jika tak ingin emergency fund habis dalam satu waktu, kamu bisa menyiasatinya dengan membeli asuransi kesehatan, baik itu BPJS Kesehatan atau asuransi kesehatan swasta. Asuransi kesehatan akan melindungi diri kamu secara finansial dari risiko kecelakaan. Meski nggak semua biaya tercover oleh asuransi, senggaknya kamu bisa mengurangi penggunaan dana darurat.

Memperbaiki barang atau aset

Emergency fund juga sangat diperlukan ketika barang atau aset yang kita miliki rusak, padahal barang tersebut termasuk barang penting yang kita gunakan setiap hari. Misalnya mobil yang mogok, rumah bocor, atau gadget yang rusak.

Hal ini tentu bukan lagi menjadi masalah kalau kita memiliki simpanan dana darurat. Sebab dana darurat bisa kita gunakan untuk memperbaiki atau bahkan membeli baru barang-barang tersebut. Tentu ini nggak bisa dikatakan konsumtif karena sifatnya dibutuhkan.

Lain halnya bila kamu menggunakan emergency fund untuk membeli barang yang sifatnya konsumtif. Misalnya membeli smartphone keluaran terbaru padahal ponsel yang kamu gunakan masih berfungsi dengan baik.

Untuk kendaraan, baik mobil atau motor, pastikan kamu membeli asuransi kendaraan agar ketika terjadi musibah, kamu bisa mendapatkan perlindungan secara finansial. Jadi, hal ini nggak sampai membebani kamu dan dana darurat pun bisa tetap disimpan dan digunakan untuk kebutuhan mendesak lainnya.

Kehilangan pekerjaan

Kondisi yang nggak pasti seperti sekarang ini memang bikin kita harap-harap cemas. Apalagi kita dihadapkan dengan bayang-bayang resesi ekonomi yang diprediksi bakal menimpa Indonesia. Ancaman PHK pun di depan mata.

Dengan adanya berita resesi di mana-mana tentu kita harus waspada karena kita bisa kehilangan pekerjaan kapan saja. Bukan maksud menakut-nakuti, tapi kenyataannya kita memang harus selalu bersiap dengan hal buruk yang mungkin saja terjadi.

Untuk masalah ini, emergency fund sangat dibutuhkan karena dengan simpanan dana yang cukup, kita bisa menghidupi diri dan keluarga selama beberapa waktu atau bulan hingga kembali mendpaatkan pekerjaan. Bagi kamu yang masih punya pekerjaan, syukurilah dan mulai kumpulkan dana darurat dari sekarang.

Itu dia peran emergency fund dalam kehidupan kita sehari-hari. Meski dana darurat terkesan sepele, tapi penting untuk dimiliki karena dapat menolong kita untuk bertahan dalam situasi atau kondisi genting.

Jadi, sudahkah kamu mengumpulkan dana darurat?

Kami Siap Membantu Anda

Mulai sekarang dan segera rasakan kemudahan transaksi bersama kami. Atau, hubungi kami apabila Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai produk yang bisa menjadi solusi bagi bisnis Anda.
Mulai Sekarang
Logo BI White
PT. Dompet Harapan Bangsa (“OY! Indonesia”) registered and authorized by Bank Indonesia, Register Number 21/267/Jkt/3
PT. Dompet Harapan Bangsa (“OY! Indonesia”) registered and authorized by the Financial Services Authority, Register Number S-326/MS.72/2019
Logo Kominfo White
OY! Indonesia registered as the electronic system provider at Indonesia Ministry of Communication and Informatics, Register Number 000019.01/DJAI.PSE/02/2021.
ISO 9001 Quality Management System, ISO 27001 Information Security Management System, ISO 37001 Anti-bribery Management System certified by BSI under certificate numbers FS 751090, IS 751086, and IABMS 780552
Follow Us On
© OY! Indonesia. 2023